Follow Us :

TAX REGULATIONS

Peraturan Menteri Keuangan
No. 162/PMK.010/2019

PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN SEMENTARA TERHADAP IMPOR PRODUK KAIN

 

PERATURAN MENTERI
KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 162/PMK.010/2019

TENTANG

PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN SEMENTARA
TERHADAP IMPOR PRODUK KAIN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang :

  1. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 80 Peraturan Pemerintah
    Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan
    Tindakan Pengamanan Perdagangan, dalam hal pemulihan kerugian
    industri dalam negeri sulit dilakukan akibat keterlambatan pengenaan
    Tindakan Pengamanan, maka selama masa penyelidikan Komite
    Pengamanan Perdagangan Indonesia dapat merekomendasikan kepada
    Menteri Perdagangan untuk mengenakan Tindakan Pengamanan Sementara yang
    dilakukan dalam bentuk pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan
    Sementara;
  2. bahwa sesuai dengan hasil penyelidikan awal Komite
    Pengamanan Perdagangan Indonesia terdapat kerugian serius yang
    dialami industri dalam negeri akibat dari lonjakan jumlah impor produk
    kain;
  3. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
    huruf a dan huruf b, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal
    81 ayat (7) Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011
    tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan
    Pengamanan Perdagangan, perlu menetapkan Peraturan Menteri
    Keuangan tentang Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara
    terhadap Impor Produk Kain;

Mengingat :

  1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1994 tentang Pengesahan
    Agreement Establishing the World Trade Organization
    (Persetujuan Pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia) (Lembaran Negara
    Republik Indonesia tahun 1994 Nomor 57, Tambahan Lembaran
    Negara Republik Indonesia Nomor 3564);
  2. Undang-Undang
    Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara
    Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembaran
    Negara Republik Indonesia Nomor 3612) sebagaimana telah diubah
    dengan Undang-Undang
    Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor
    10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik
    Indonesia Tahun 2006 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara
    Republik Indonesia Nomor 4661);
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan
    Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan
    Perdagangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor
    66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5225);
MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN
PENGAMANAN SEMENTARA TERHADAP IMPOR PRODUK KAIN.
 

Pasal 1

Terhadap barang impor berupa produk kain dikenakan Bea Masuk Tindakan
Pengamanan Sementara dengan ketentuan sebagai berikut:

Nomor Pos
Tarif
Besaran
Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara (Rupiah/Meter)
1. 5208.12.00 1.318
2. 5208.32.00 4.081
3. 5208.49.00 4.081
4. 5208.51.90 2.856
5. 5208.52.90 4.081
6. 5209.12.00 3.076
7. 5209.22.00 3.076
8. 5209.29.00 3.076
9. 5209.32.00 9.521
10. 5209.39.00 9.521
11. 5209.42.00 9.521
12. 5209.51.90 9.521
13. 5209.59.90 9.521
14. 5210.29.00 1.846
15. 5210.39.00 5.713
16. 5210.41.90 5.713
17. 5210.51.90 5.713
18. 5211.11.00 3.076
19. 5211.19.00 3.076
20. 5211.20.00 3.076
21. 5211.42.00 9.521
22. 5211.43.00 9.521
23. 5211.49.00 9.521
24. 5212.11.00 1.846
25. 5212.24.00 9.521
26. 5212.25.90 9.521
27. 5407.10.29 1.538
28. 5407.10.91 4.761
29. 5407.20.00 4.761
30. 5407.30.00 1.538
31. 5407.44.00 4.761
32. 5407.51.00 1.538
33. 5407.52.00 1.538
34. 5407.53.00 4.761
35. 5407.54.00 4.761
36. 5407.61.90 4.761
37. 5407.74.00 4.761
38. 5407.81.00 1.538
39. 5407.82.00 4.761
40. 5407.83.00 4.761
41. 5407.84.00 4.761
42. 5407.91.00 1.538
43. 5407.92.00 4.761
44. 5407.93.00 4.761
45. 5407.94.00 4.761
46. 5408.22.00* 39,40%
47. 5408.24.00 4.761
48. 5408.32.00* 67,70%
49. 5408.34.00* 36,30%
50. 5512.29.00 1.538
51. 5513.11.00 1.538
52. 5513.12.00 1.538
53. 5513.21.00 4.761
54. 5513.23.00 4.761
55. 5513.39.00 4.761
56. 5513.49.00 4.761
57. 5514.12.00 1.846
58. 5514.21.00 5.713
59. 5514.22.00 5.713
60. 5514.29.00 5.713
61. 5514.42.00 5.713
62. 5514.43.00 5.713
63. 5514.49.00 5.713
64. 5515.11.00 1.538
65. 5515.12.00 1.538
66. 5515.91.00 4.761
67. 5515.99.90 4.761
68. 5516.11.00 1.538
69. 5516.13.00 4.761
70. 5516.14.00 4.761
71. 5516.22.00 4.761
72. 5516.24.00 4.761
73. 5516.92.00 4.761
74. 5804.10.11 4.081
75. 5804.10.19 4.081
76. 5804.10.29 4.081
77. 5804.10.99 4.081
78. 5804.21.90 4.081
79. 5804.29.10 4.081
80. 5804.29.90 4.081
81. 5804.30.00 4.081
82. 5810.92.00 4.081
83. 6001.21.00 5.713
84. 6001.92.20 5.713
85. 6001.92.90 5.713
86. 6004.10.90 5.713
87. 6004.90.00 5.713
88. 6005.21.00 5.713
89. 6005.36.90 1.846
90. 6005.37.90 5.713
91. 6005.90.90 5.713
92. 6006.10.00 5.713
93. 6006.21.00 1.846
94. 6006.22.00 5.713
95. 6006.23.00 5.713
96. 6006.24.00 5.713
97. 6006.31.90 1.846
98. 6006.32.10 5.713
99. 6006.32.20 5.713
100. 6006.32.90 5.713
101. 6006.33.10 5.713
102. 6006.34.10 5.713
103. 6006.42.10 5.713
104. 6006.42.90 5.713
105. 6006.43.90 5.713
106. 6006.44.10 5.713
107. 6006.44.90 5.713

Keterangan : *) besaran tarif dihitung berdasarkan ad valorem

Pasal 2

Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 1 dikenakan terhadap importasi dari semua negara, kecuali
terhadap produk kain yang diproduksi dari negara yang tercantum dalam
Lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan
Menteri ini.

Pasal 3

(1) Pengenaan
Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 1 merupakan:

  1. tambahan bea masuk umum (Most Favoured Nation); atau
  2. tambahan
    bea masuk preferensi berdasarkan skema perjanjian perdagangan
    barang internasional yang berlaku, dalam hal impor dilakukan
    dari
    negara yang termasuk dalam skema perjanjian perdagangan barang
    internasional dimaksud dan memenuhi ketentuan dalam skema
    perjanjian
    perdagangan barang internasional.
(2) Dalam
hal ketentuan dalam skema perjanjian perdagangan barang internasional
tidak terpenuhi, pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan
Sementara atas importasi dari negara yang termasuk dalam skema
perjanjian perdagangan barang internasional sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) huruf b merupakan tambahan bea masuk umum (Most
Favoured Nation).
Pasal 4

Terhadap impor produk kain yang berasal dari negara yang dikecualikan
dari pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 2 dan negara yang memiliki kerja sama perdagangan
dengan Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf b,
importir wajib menyerahkan dokumen Surat Keterangan Asal (Certificate
of Origin).

Pasal 5

Besaran Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 1 berlaku sepenuhnya terhadap barang impor kain yang
dokumen pemberitahuan pabean impornya telah mendapat nomor pendaftaran
dari Kantor Pabean tempat pelabuhan pemasukan sejak tanggal berlakunya
Peraturan Menteri ini.

Pasal 6

(1) Peraturan
Menteri ini berlaku selama 200 (dua ratus) hari terhitung sejak
berlakunya Peraturan Menteri ini.
(2) Peraturan
Menteri ini mulai berlaku setelah 3 (tiga) hari terhitung sejak tanggal
diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan
Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 5 November 2019
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

SRI MULYANI INDRAWATI

Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 6 November 2019
DIREKTUR JENDERAL
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

WIDODO EKATJAHJANA

BERITA NEGARA REPUBLIK
INDONESIA TAHUN 2019 NOMOR 1423
error: Content is protected