Follow Us :

Jakarta – Direktur Jenderal Pajak M Tjiptardjo menyampaikan pernyataan maaf terkait pernyataan dirinya yang menyamakan markus pajak Rp 28 miliar Gayus Tambunan dengan iman seorang kyai.

"Ya namanya juga orang khilaf, maksud saya bukan kesana tetapi ternyata telah melukai kawan-kawan. Ya sudahlah saya minta maaf," demikian pernyataan Tjiptardjo kepada wartawan usai Rapat Kerja pembahasan APBN-P bersama Komisi XI DPR-RI, di Gedung DPR-RI, Jakarta, Kamis malam (15/04/2010).

Tjiptardjo juga mengatakan, dirinya akan segera bertemu dengan para Kyai dan Ormas Islam pada pagi ini Jumat 16 April 2010.

"Saya akan bertemu dan adakan jumpa pers dengan orang-orang itu (para Kyai dan Ormas Islam)," tuturnya.

Pernyataan Tjiptardjo ini menanggapi salah seorang Anggota DPR-RI Komisi XI Nusron Wahid yang mendesak Direktur Jenderal Pajak M.Tjiptardjo untuk memohon maaf kepada seluruh umat Islam.

Pasalnya, pernyataan Tjiptardjo yang menyamakan sikap Gayus Tambunan dengan seorang Kyai (Ulama) telah membuat geram beberapa ormas Islam.

"Yang penting kan tugas kita itu supaya jalan dengan tanpa beban dan ya kalau ngomong lagi saya harus lebih hati-hati," tambah Tjiptardjo.

Pernyataan Tjiptardjo yang diprotes Nusron ini termuat dalam Koran Tempo Edisi 5 April 2010. Di koran tersebut, Tjiptardjo diajukan pertanyaan seputar Gayus mengenai perlunya perbaikan proses rekrutmen.

Dilontarkan pertanyaan demikian, Tjiptardjo menjawab:

"Dalam rekrutmen, kami sudah mencari yang bagus. Tapi kan tidak ada teknik untuk meramal orang ini bakal jadi penjahat atau tidak. Kyai saja imannya naik-turun. Pas kepepet dan kebetulan ada peluang korupsi, ya, diambil. Lama-lama ketagihan. Apalagi ternyata tidak ketahuan," kata Tjiptardjo seperti dikutip dari Koran Tempo.

Nusron mengatakan pada hari ini akan ada demonstrasi besar-besaran yang akan dilakukan di Direktorat Jenderal Pajak jika Dirjen Pajak tidak meminta maaf.

"Sebelum terjadi kasus Priok kedua maka Tjiptardjo harus meminta maaf," ujar politisi dari Partai Golkar ini.

error: Content is protected