Jakarta, CNBC Indonesia – Malaysia kemungkinan akan memperkenalkan pemotongan subsidi lebih lanjut serta pajak baru sebagai bagian dari penyesuaian anggaran untuk tahun depan. Langkah ini dilakukan dalam upaya memperkuat posisi fiskal pemerintah di tengah ekspektasi penurunan pendapatan negara.
Dilansir Reuters, Perdana Menteri Anwar Ibrahim dijadwalkan mengumumkan rencana belanja pemerintah untuk tahun 2025 di parlemen pada Jumat (18/10/2024), dengan tujuan menyeimbangkan konsolidasi fiskal dan pertumbuhan ekonomi sekaligus meringankan biaya hidup yang semakin meningkat.
