Follow Us :

BEIJING. Mantan Menteri Keuangan China Lou Jiwei mengatakan bahwa pemerintah Tiongkok harus memangkas pajak penghasilan bagi perusahaan maupun perorangan. Pemangkasan ini demi mendukung pertumbuhan ekonomi China yang melambat di tengah konflik perdagangannya  dengan Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Reuters, Minggu (18/11), Lou menyebutkan, untuk menghadapi pertumbuhan ekonomi China yang terendah sejak krisis keuangan global, pemerintah harus memprioritaskan proyek pembangunan jalan dan kereta cepat, kemudian mendorong penyaluran pinjaman di perbankan serta memangkas nilai pajak. “Ada ruang untuk memangkas pajak penghasilan, baik dari pajak perusahaan maupun perorangan,” kata Lou yang kin menjabat sebagai Ketua Dewan Nasional untuk Dana Jaminan Sosial (NCSSF).

Seperti diketahui, Oktober lalu, China menaikkan ambang batas pengumpulan pajak perorangan hingga 5.000 yuan atau US$ 720 per bulan dari nilai sebelumnya sebesar 3.500 yuan. Harapannya, peningkatan batas tersebut bisa meningkatkan daya beli masyarakat. Pemerintah juga telah memangkas pajak pertambahan nilai dan biaya untuk perusahaan.

error: Content is protected