Follow Us :

SYDNEY, KAMIS —  Apple Inc, perusahaan teknologi komunikasi terkemuka asal Amerika Serikat, menghindari pembayaran pajak kepada Pemerintah Australia. Hal itu dilakukan dengan membukukan sebagian penjualan produknya di Australia ke sebuah perusahaan rahasia yang bermarkas di Irlandia. Hal ini membuat Apple hanya membayar porsi terkecil dari beban pajak yang seharusnya.

Demikian media-media di Australia riuh menyiarkan praktik penghindaran pajak oleh Apple, Kamis (6/3).

Apple membukukan laba dari operasi bisnis di Australia ke Irlandia dalam 10 tahun terakhir. Hal itu diketahui setelah harian Australian Financial Review mendapatkan data keuangan Apple Sales International, anak perusahaan Apple yang khusus mengelola penjualan di seluruh dunia.

Semua penjualan produk seharusnya dibukukan di perusahaan yang berlokasi di setiap negara lokasi Apple berbisnis. Hal itu bertujuan mengetahui berapa besar laba dari hasil penjualan setelah dikurangi biaya-biaya. Akan tetapi, dalam kasus Australia, Apple membukukan laba, hasil penjualan dikurangi biaya- biaya, ke Apple Sales International, yang bermarkas di Irlandia, tetapi punya cabang di banyak negara.

Laba sebelum pajak sebesar 8,9 miliar dollar Australia (8,1 dollar AS) diraih dari penjualan di Australia, tetapi dibukukan ke Apple Sales International. Ini dilakukan secara bertahap, yakni dengan membukukan laba itu lewat kantor cabang Apple Sales International di Singapura. Karena aksi itu, Apple hanya membayar pajak 0,7 persen dari pajak yang seharusnya.

Kantor Apple di Australia menolak berkomentar. Namun, perusahaan ini selalu mengatakan tindakan mereka sesuai hukum. Pemerintah Irlandia memang memberikan fasilitas ”penghindaran pajak”. Irlandia sedang menjadi sorotan bagi G-20 karena melindungi penggelapan pajak yang dilakukan Apple, Google, Microsoft, dan Amazon.com.

Irlandia memungkinkan perusahaan yang tidak melakukan penjualan di negaranya, walau markas perusahaan ada di Irlandia, untuk menyembunyikan hasil laba di seberang.

Dengan prosedur ini, misalnya, Pemerintah Australia tidak bisa memaksa Apple Sales International membuka semua laporan karena dilindungi undang-undang Irlandia.

Menteri Keuangan Australia Mathias Cormann menegaskan, negaranya akan mengejar semua pajak Apple dari semua keuntungan bisnisnya di Australia.

Menteri Perdagangan Australia Andrew Robb mengatakan, ”Dalam hampir semua kasus, hal yang dilakukan perusahaan-perusahaan adalah legal, tetapi apakah itu adil? Tentu tidak! Karena itu, kami harus memeriksa dan mencari cara untuk mencegahnya.”

error: Content is protected