Hingga semester 1 per 30 Juni lalu, di luar pencapaian PBB, KPP Pratama Palopo telah mengantongi pencapaian pajak sebesar Rp295,8 miliar atau 51.61%. “Pencapaian pajak Rp295,8 miliar ini, tidak termasuk pencapaian PBB, mengalami pertumbuhan 62.96% dibandingkan pencapaian semester I tahun 2010 lalu.
Jadi,kami sangat optimistis target pajak dan PBB tahun ini dapat tercapai 100%. Target pajak dan PBB sebesar Rp704,162 miliar,” kata Lucas kepada SINDO di kantornya, kemarin. Dari pencapaian pajak Rp295,8 miliar,pajak penghasilan tercapai Rp210,91 miliar dari target Rp352,65 miliar. Sedangkan PPN dan PPnBM tercapai Rp81,175 miliar dari target Rp210,8 miliar.
Adapun pajak lainnya sebesar Rp3,713 miliar dari target Rp9,71 miliar. “Pajak penghasilan terbesar dari pencapaian pajak lainnya di wilayah kerja KPP Pratama Palopo, yakni Kota Palopo, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan kabupaten Toraja dan Toraja Utara,”papar Lucas. Disinggung pencapaian PBB enam kabupaten/kota di wilayah KPP Pratama Palopo, Lucas memuji Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur, karena dua kabupaten ini telah lunas PBB tahun 2011.
Bahkan, khusus Kabupaten Luwu Utara, tahun ini teratas dan tercepat pelunasan PBB 2011. “Tahun 2010 Luwu Utara menempati urutan kedua dari bawah sebagai kabupaten/kota di wilayah KPP Pratama Palopo pelunasan PBB.Namun, tahun ini Luwu Utara rangking pertama tercepat dan teratas pencapaian PBB 2011.Saya memberi apresiasi positif kepada Luwu Utara,”ujar Lucas.
Sedangkan,empat ka-bupaten lainnya, masih memiliki waktu hingga Oktober untuk melunasi PBB tahun 2011.Dari empat kabupaten/kota tersebut, Kabupaten Luwu dan Kota Palopo telah mencapai 90% pelunasan PBB,sedangkan Toraja dan Toraja Utara masih di bawah standar normal.
Sementara itu, KPP Pratama Palopo siap melaksanakan program sensus pajak nasional (SPN) tahun 2011, yang secara nasional akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia oleh Kementerian K-euangan RI per tanggal 15 September.
