Follow Us :

Pajak.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) ajak pelaku industri jasa keuangan untuk terus menjaga pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tengah situasi geopolitik yang masih belum kondusif.

Ia mengapresiasi resiliensi industri keuangan di tingkat permodalan perbankan yang mencapai 27,69 persen atau di atas sejumlah negara di kawasan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi nasional juga terjaga di kisaran 5,05 persen, inflasi yang terkendali di 2,57 persen, cadangan devisa sebesar 145 miliar dollar Amerika Serikat (AS), neraca perdagangan yang surplus sekitar Rp 570 triliun, serta current account deficit yang surplus pada 0,16 persen.

error: Content is protected