Follow Us :

Bisnis.com, JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti capaian rasio perpajakan atau tax ratio di era dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang cenderung menurun bahkan stagnan dibandingkan dengan masa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).  Anggota komisi XI DPR dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Primus Yustisio menuturkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) hanya memamerkan keberhasilan penerimaan negara yang melampaui target, namun tidak dengan tax ratio.

error: Content is protected