Follow Us :

BATU – Sebuah terobosan baru diluncurkan Kantor Pelayanan Satuan Administrasi Satu Atap (Samsat) Kota Batu dengan menyediakan pemandu pelayanan. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai operasi para calo pengurusan surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang setiap hari berkeliaran di sekitar Kantor Samsat.

Kepala Regu Identifikasi Samsat Kota Batu Iptu Bambang Kriswondo menegaskan, regu pemandu pelayanan ini bertugas untuk membantu memberikan informasi kepada para wajib pajak tentang tahapan-tahapan melunasi pajak kendaraan bermotornya.” Regu pemandu pelayanan ini kami luncurkan akhir pekan kemarin.

Salah satu tugas pokoknya adalah menyampaikan informasi kepada para wajib pajak.Kedua untuk mempersempit ruang gerak para calo STNK,” ungkap Bambang siang kemarin. Disebutkan, layanan administrasi di Kantor Samsat tersebut sudah dilengkapi dengan layanan drive thru dan layanan Samsat Link. Dari dua layanan administrasi yang sudah dikembangkan, kata Bambang, bisa menaikkan angka partisipasi para wajib pajak.

Jika 2007 lalu jumlah penunggak pajak kendaraan bermotor men-capai 10% dari 62.207 pelanggan, sampai minggu ketiga di bulan ini, pajak kendaraan yang belum terbayarkan kurang lebih tinggal 5–6% saja. ”Kalaupun ada wajib pajak yang tidak membayar kewajibannya, itu bukan faktor kesengajaan. Kadang ada yang lupa,kadang ada juga karena kendaraannya rusak, termasuk hilang,”ujarnya.

Meningkatnya perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan ini juga tak lepas dari peran aktif Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jatim yang aktif menagih ke rumah wajib pajak.Selain itu, lewat SMS Jatuh Tempo (SMS JT). ”Dua program Dispenda ini sangat membantu kami dalam meningkatkan perolehan pajak daerah,” imbuhnya.

Kasatlantas Polres Batu AKP Budi Idahyati menambahkan, regu pemandu pelayanan cukup membantu para wajib pajak.Sebab,wajib pajak yang belum biasa datang ke Kantor Samsat merasa terlayani oleh petugas. ”Sasaran utama kami membentuk regu pemandu pelayanan semata-mata untuk meningkatkan pelayanan kami kepada masyarakat.Lebih dari itu,untuk membatasi ruang gerak para calo,” tegasnya.

Maman Adi Saputro

error: Content is protected