Follow Us :

WASHINGTON, Gubernur Federal Reserve Ben Bernanke memperingatkan anggota Senat untuk bertindak sebelum diskon pajak kedaluwarsa awal tahun depan. Bernanke berbicara kepada Komite Keuangan Senat sekitar satu jam di ruangan tertutup.

Max Baucus dari partai Demokrat meminta pertemuan ini. "Tujuan saya di sini adalah agar para senator bekerja bersama, dan hal itu terjadi saat ini," kata Baucus setelah pertemuan, Rabu (19/9) lalu. Bernanke menolak berkomentar soal pertemuan ini.

Pekan lalu, the Fed mengumumkan putaran ketiga program pembelian obligasi tanpa batas. Dalam pernyataan pekan lalu. Bernanke mengatakan, The Fed tidak bisa mengatasi masalah ekonomi sendirian. "Bila fiscal cliff tidak diselesaikan, saya pikir perangkat kami saat ini tidak cukup kuat menahan dampak guncangan fiskal besar," kata Bernanke pekan lalu.

Tarif pajak murah yang ditetapkan tahun 2001 dan 2003 akan habis masa berlakunya pada 31 Desember 2012. Setelah itu, pajak akan naik bagi warga Amerika Serikat (AS). Dalam waktu bersamaan, pemangkasan belanja otomatis sebesar US$ 100 miliar per tahun langsung berlaku bulan Januari. Pemangkasan akan mempengaruhi berbagai sektor ekonomi, termasuk pertahanan.

Bila parlemen tak mencegah ini, maka pengetatan anggaran yang tajam akan terjadi dan memicu AS kembali keresesi. Pihak dari kedua partai malah menunggu aksi hingga pemilihan kongres dan presiden awal November mendatang. Anggota parlemen diperkirakan bakal ke luar kota pekan ini dan tak kembali hingga selesai pemilihan.

Demokrat ingin kenaikan pajak berlaku bagi warga kaya Amerika. Sedangkan Republik ini perpanjangan diskon pajak bagi seluruh warga AS.

Laura Tyson, Profesor Ekonomi di University of California-Berkeley mengatakan, pemangkasan pajak ini kemungkinan akan kedaluwarsa di akhir tahun, sebagai kesepakatan awal anggaran. Tyson mengatakan, ini merupakan skenario utama sekarang dan mengecilkan dampak hangusnya pemangkasan ini terhadap ekonomi.

Hangusnya diskon pajak kemungkinan bisa memaksa kesepakatan anggaran. Pemangkasan pajak, bisa diberlakukan kembali tahun depan dan berlaku surut mulai awal 2013. "Kemauan untuk bersepakat kemungkinan berubah. Saya optimistis bakal ada kesepakatan," kata Tyson. Namun, ia tidak memastikan apakah kesepakatan tersebut bakal tercapai akhir tahun ini atau awal tahun depan.

error: Content is protected