Menurut Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, dari tambahan Rp 9 triliun tersebut, sebanyak Rp 2,3 triliun di antaranya berasal dari usaha ekstra yang bakal dilakukan oleh Ditjen Pajak. "Tambahan memang antara lain melalui extra effort, " katanya dalam rapat kerja dengan Komisi Keuangan (XI) DPR, Senin (26/4/2010) malam.
Sayang, Hatta tidak mengungkap usaha ekstra apa saja yang akan dilakukan Ditjen Pajak untuk menggenjot penerimaan pajak.
Tapi, Hatta mengingatkan, tambahan target penerimaan pajak tersebut dibarengi dengan sederet catatan. Yakni, asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8 persen, laju inflasi 5,3 persen, nilai tukar rupiah 9.300 per dollar AS, harga minyak mentah Indonesi (ICP) 80 dollar AS per barrel, dan produksi atau lifting minyak 965.000 barrel.
Kalau di tengah pembahasan RAPBN-P 2010 terjadi perubahan kurs mata uang garuda, misalnya menjadi Rp 9.200 per dollar AS, otomatis penerimaan pajak akan tergerus. "Tetapi jumlah tak besar," ujarnya.
Selain pajak, Hatta menambahkan, pemerintah juga akan, menaikkan penerimaan negara dari sektor bea dan cukai sebesar Rp 2,1 triliun menjadi total Rp 83,3 triliun. Tambahan ini antara lain berasal dari cukai minuman mengandung etil alkohol sebesar Rp 1 triliun. Tarif cukai minuman ini memang naik hingga 500 persen.
Dengan demikian, total target penerimaan perpajakan tahun ini dari pajak dan cukai naik menjadi Rp 744,3 triliun dari angka di RAPBN-P awal sebesar Rp 733,2 triliun. Angka ini juga lebih besar dari target di APBN 2010 yang sebesar Rp 742,7 triliun.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak M. Iqbal yakin, lembaganya bisa memenuhi tambahan target tersebut. Caranya adalah dengan melakukan upaya-upaya intensifikasi pajak lebih gencar lagi. Contohnya, "Imbauan kepada wajib pajak untuk mengisi surat pemberitahuan (SPT) dengan benar, pemeriksaan pajak badan maupun perorangan, dan penagihan tunggakan pajak," kata dia.
Tidak hanya itu, Igbal menambahkan, Ditjen Pajak juga akan meningkatkan pengawasan internal untuk memastikan para pegawai mereka bekerja sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku serta tidak melakukan penyimpangan.
