Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akhirnya buka suara mengenai penerimaan negara yang hilang sebesar Rp 300 triliun dari sektor komoditas kelapa sawit. Seperti diketahui, soal kebocoran penerimaan negara ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.
Dia mengatakan ada 300 lebih wajib pajak nakal yang masuk daftar belum membayar pajak kepada pemerintah itu memiliki utang pajak senilai Rp 300 triliun.
