Follow Us :

IKPI, Jakarta: Defisit APBN tahun 2024 diproyeksi lebih besar dari target yang ditetapkan pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengakui hal ini terjadi lantaran masih adanya inefisiensi di berbagai sektor.

“Banyak penerimaan negara potensial yang belum kita ambil dari sini,” kata Luhut seperti dikutip dari Kontan.co.id, Rabu (10/7/2024).

Dia mencontohkan pada sektor sawit. Berdasarkan data Kemenkomarves ternyata masih banyak perusahaan kelapa sawit yang belum memiliki Nomor Induk Wajib Pajak (NPWP) dan menyebabkan pemerintah tidak bisa menarik Pajak Penghasilan (PPh) badan.

error: Content is protected