Jakarta, CNBC Indonesia – Program makanan gratis milik calon presiden Prabowo Subianto dinilai berisiko memperbesar utang dalam ruang fiskal pemerintah yang saat ini sudah mendekati 38% dari porsi produk domestik bruto (PDB).
Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai pemerintah selanjutnya harus memikirkan cara untuk meningkatkan ruang fiskal guna mengantisipasi risiko ini.
