Follow Us :

PERAN PAJAK

JAKARTA. Peran pajak dalam kegiatan ekonomi tahun depan bisa mengendur. Pasalnya rasio pajak (tax ratio) Indonesia tahun depan tak akan mencapai target yang tercatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2009 sebesar 19% dari produk Domestik Bruto (PDB).

Tax ratio merupakan perbandingan antara jumlah penerimaan pajak dengan PDB Tax ratio menggambarkan peran pajak dalam mendorong perekonomian nasional. Tax ratio tahun ini sebesar 13,5% dari nilai PDB Indonesia yang mencapai Rp 4.484,37 triliun.

Menurut Direktur Jenderal Pajak Darmin, besaran tax ratio pada tahun depan nanti hanya sedikit lebih besar dari asumsi tax ratio dalam APBNP 2008. "Tax ratio tahun ini sendiri akan terlampaui,"ucap Darmin, Rabu (12/11) lalu.

Ada beberapa alasan menurunnya tax ratio tahun depan. Pertama, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menilai 2009 nanti merupakan tahun yang khusus dalam hal penerimaan pajak. Sebab, Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh) yang akan berlaku mulai tahun depan akan mengurangi penerimaan pajak sebesar Rp 47,5 triliun atau hampir 0,9% dari produk domestik bruto (PDB). "Bagaimana mau mengejar target?,"ujar Darmin.

Kedua, belum ada dukungan aturan yang cukup untuk mencapai tax ratio sesuai target. Misalnya saja, dukungan aturan dari Direktorat Imigrasi yang mendukung kewajiban untuk menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat membuat paspor. "Tanpa aturan itu, masyarakat tetap saja memilih memberi tip dalam membuat paspor,"sambung Darmin.

Untuk mencapai tax ratio sebesar 19%, setidaknya memerlukan waktu beberapa tahun lagi. Apalagi tahun depan, ekonomi Indonesia akan melambat akibat krisis keuangan global. "Meskipun begitu, kami akan usahakan dulu untuk mengoptimalkan penerimaan pajak, sebab potensi pajak masih besar,"katanya.

Anggota Komisi XI DPR yang juga menjadi Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Perpajakan Melchias Markus Mekeng mengakui persentase tax ratio tahun depan akan sulit. Penyebab lainnya, kata Melchias, tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak masih jelek. "Namun, dibanding beberapa tahun lalu, sekarang ini jauh lebih baik dan untuk lebih baik lagi tentu butuh waktu,"kata Melchias.

Sekadar info untuk Anda, tax ratio Indonesia pada 2005 sebesar 12,89% dari PDB. Lalu meningkat pada tahun 2006 menjadi 13,58%. Nah prosentase tersebut meningkat lagi menjadi 14,43% pada 2007. Kemudian pada APBNP 2008 tax ratio turun lagi menjadi 13,5%.

Martina Prianti

error: Content is protected