Follow Us :

JAKARTA – Pemerintah akhirnya menetapkan perlakuan pajak penghasilan (PPh) atas penghasilan berupa royalti, untuk industri perfilman atau sinematografi sebesar 15 persen dan 10 persen untuk hak cipta.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Pajak Darmin Nasution, dalam keterangan tertulisnya yang dipublikasikan di gedung Departemen keuangan, Jakarta, Kamis (11/6/2009).

Penetapan pajak sebesar 15 persen bagi royalti sinematograsi, tertuang dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak yaitu PER-33/PJ/2009 tentang perlakuan pajak atas penghasilan berupa royalti dari hasil sinematografi. Peraturan itu terdiri dari 7 nomor, dan beberapa butir penjelasan. Disebutkan pajak sebesar 15 persen yang dimaksud tersebut dihitung dari jumlah bruto atas royalti.

error: Content is protected