Follow Us :

BEKASI – Pemkot Bekasi berencana memasang alat electronic cash register (ERC) di seluruh restoran yang ada di Kota Bekasi.Pemasangan alat ERC ini untuk lebih mengoptimalkan pendapatan kas daerah yang berasal dari pajak restoran.

Sekretaris Daerah Kota Bekasi Tjandra Utama Effendi mengatakan,sebagai kota yang terletak di perbatasan DKI Jakarta,pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi semakin pesat. Selain banyak berdiri kawasan perumahan,pertokoan,dan pusat perbelanjaan,di Kota Bekasi juga menjamur ratusan restoran.

”Namun, keberadaan ratusan restoran ini belum dapat menambah pemasukan kas daerah melalui pajak restoran,”kata Tjakra kemarin. Pasalnya,banyak pengusaha restoran yang belum sadar dan masih enggan membayar pajak makanan secara utuh kepada Pemkot Bekasi.Padahal, pajak makanan sebesar 10% dari harga makanan tersebut telah dibayar konsumen saat melakukan transaksi pembayaran.

”Banyak pengusaha yang masih senang mengakal-akali pembayaran pajak,”ujar pria yang juga menjabat Plh Wali Kota Bekasi. Menurutnya,dengan ERC akan diketahui berapa besar pajak yang ditarik dari konsumen di setiap restoran. ”Dengan alat ERC, pengusaha tidak akan dapat berkelit dalam menyetor pajak karena semuanya sudah terdata di alat tersebut,”ungkapnya.

Anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi Zubaidi Asnan menyambut baik rencana penerapan pemasangan alat ERC di semua restoran.”Kalau masih ada pengusaha yang menolak memasang alat ERC dan enggan membayar pajak,Pemkot Bekasi harus melakukan tindakan tegas,”ungkapnya.

Wahab Firmansyah

error: Content is protected