Follow Us :

Dirjen Pajak Darmin Nasution mengatakan, usulan perpanjangan program sunset policy harus dikaji ulang agar tidak melanggar aturan. "Kalau memang pemerintah melihat sunset policy perlu diubah, undang-undangnya, yakni UU Ketentuan Umum Perpajakan (KUP), harus lebih dulu diamendemen," kata Darmin kepada Investor Daily di Jakarta Namun, dia mengingatkan, UU KUP yang belum lama direvisi itu sulit diamendemen lagi. Sebaliknya, hal yang paling mungkin ditempuh untuk memperpanjang program penghapusan sanksi denda pajak penghasilanPPh) tersebut adalah melalui penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).

Tapi, kita harus ingat, salah satu syarat penerbitan perppu adalah jika terjadi disaster. Itu artinya bila perppu tidak diterbitkan, akan terjadi gejolak di Tanah Air," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah. Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan, program sunset policy bisa diperpanjang hingga akhir Juli 2009. Alasannya, selain tidak merugikan keuangan negara, perpanjangan tersebut diharapkan menjadi salah satu stimulus bagi sektor riil untuk tetap bertahan menghadapi imbas krisis global yang melanda Indonesia.

Perpanjangan program sunset policy dinilai juga akan banyak menghasilkan multiplier effects, seperti penurunan tingkat pemutusan hubungan kerja (PHK) pada industri-industri yang terimbas krisis.

"Kami yakin sunset policy bisa diperpanjang, karenamemberikan multiplier effects yang cukup besar bagi perekonomian kita," tegasnya.

Pemilik NPWP Meningkat

Ketua Umum HIPMI Erwin Aksa juga meminta pemerintah memperpanjang program sunset policy hingga akhir Juli 2009. Perpanjangan program itu diyakini akan mendorong lebih banyak masyarakat yang memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP). Dia juga berjanji akan mendorong seluruh anggota HIPMI untuk memiliki NPWP melalui program sunset policy tersebut.

"Dengan perpanjangan itu, banyak anggota HIPMI akan tertolong untuk meningkatkan usahanya, sehingga mampu membayar pajak dengan benar sehingga penerimaan pajak pemerintah bisa meningkat," paparnya.

Sementara itu, jumlah pemilik NPWP hingga awal Desember 2008 meningkat 10 kali lipat dari bulan sebelumnya. Peningkatan itu merupakan salah satu hasil penerapan program sunset policy.

Tada 10 hari terakhir ini, pembuatan NPWP melonjak 10 kali lipat per harinya. Tadinya pada November 2008, jumlah pendaftar NPWP hanya 7.000-8.000 pendaftar per hari sekarang melonjak menjadi 75.000 pendaftar per harinya," kata Darmin Nasution.

Untuk melayani permintaan pembuatan NPWP yang terus meningkat. Direktorat Jenderal Pajak mengerahkan seluruh aparatnya. "Bahkan, hari Sabtu dan Minggu, kami terkadang membuka layanan pembuatan NPWP sehingga 9 juta orang telah memiliki NPWP," jelasnya

error: Content is protected