JAKARTA: Perdana Menteri Australia yang baru, Julia Gillard, berjanji akan menciptakan hubungan yang harmonis dengan sektor pertambangan, termasuk dengan menegosiasikan pajak pertambangan.
Perdana menteri perempuan pertama Australia itu menggantikan Kevin Rudd yang mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis. Selama masa pemerintahan Rudd, Gillard menduduki posisi wakil perdana menteri, sedangkan posisi Gillard digantikan Wayne Swan merangkap sebagai menteri keuangan.
Pengunduran diri Rudd dilakukan menyusul penurunan du-kungan terhadap Partai Buruh sehubungan dengan rencana penaikan pajak atas penghasilan sektor tambang menjadi sebesar 40%. Sektor terbesar di Australia menyumbang laba US$60 miliar per tahun. Kebijakan ini telah memicu protes dari perusahaan tambang global, pekerja maupun politisi yang termasuk anggota Partai Buruh, tempat Rudd menyuarakan aspirasinya.
"Australia berhak atas porsi yang lebih adil atas warisan kekayaan mineral yang dimiliki negeri ini. Tapi untuk mencapai konsensus, kami perlu melakukan lebih dari sekadar berkonsultasi, kami perlu menegosiasikan. Ketidakpastian ini harus berakhir karena tidak baik bagi negara ini," tegas Gillard dalam pidato pertamanya yang dikutip Bisnis dari situs Ke-menlu Australia.
Perdana menteri ke-27 Australia itu menegaskan perlunya kerja sama antara pemerintah dan industri pertambangan untuk membicarakan hal itu. Sementara itu, dia berjanji seluruh iklan pertambangan yang dibuat pemerintah dibatalkan. "Sebaliknya, saya juga meminta industri tambang menghentikan kampanyenya melalui iklan untuk menunjukkan niat baiknya."
Gillard juga mengatakan menteri keuangan dan deputi perdana menteri yang baru akan memimpin negosiasi antara pemerintah dengan industri pertambangan.
Peralihan kepemimpinan tertinggi di Australia itu, seperti ditulis Bloomberg, disambut baik oleh perusahaan-perusahaan tambang global, seperti BHP Billion Ltd, Rio Tinto Group dan Fortescue Metals Group Ltd. BHP bahkan langsung menyatakan siap untuk menghentikan kampanye yang melawan kebijakan pajak pemerintah.
BHP dan Xstrata Plc sebelumnya meminta Pemerintah Australia menarik kembali atau mengubah rencana pemberlakuan pajak pertambangan baru untuk menghindari kendala investasi.
Selain masalah pajak pertambangan, Gillard berjanji akan memperbaiki sistem perdagangan karbon.
Ekonomi Australia
Lebih jauh, Gillard menjanjikan surplus anggaran dapat tercapai pada 2013.
Ekonomi Australia, jelasnya, telah berhasil keluar dari resesi terbesar sejak Depresi Besar dengan tingkat utang terendah, angka pengangguran paling sedikit, dan pertumbuhan tinggi.
Kondisi ini, ujarnya, merupakan kontribusi dari karyawan, serikat pekerja, dan pelaku bisnis, mulai dari usaha kecil sampai usaha besar. Dia menegaskan setelah krisis pertumbuhan ekonomi negara itu akan terus meningkat. Gillard juga mengisyaratkan akan mempertahankan belanja pemerintah atas layanan kesehatan, kesejahteraan pekerja, dan pendidikan dasar masyarakat.
