Follow Us :

JAKARTA: Direktorat Jenderal Pajak mensinyalir banyak terjadi kasus penerbitan faktur pajak fiktif yang nilai kerugian negaranya mencapai ratusan miliar rupiah.

Direktur Jenderal Pajak Mochamad Tjiptardjo menyatakan pihaknya akan terus menelusuri dan menindak tegas praktik-praktik penerbitan faktur pajak fiktif tersebut.

“Kalau ketahuan langsung akan kita tangkap karena perbuatan ini nggak bisa ditoleransi dan biasanya juga melibatkan orang dalam,” katanya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Untuk itu, dia menegaskan pihaknya akan menambah jumlah petugas intelijen dan petugas penyidik serta memberikan sanksi tegas bagi aparat pajak yang diketahui terlibat dalam kasus penerbitan faktur pajak.

“Saya akan lakukan penegakan hukum. Iya dong, gaji udah gede kok macam-macam,” tegasnya.

error: Content is protected