Follow Us :

JAKARTA. Potongan pajak penghasilan (PPh) Pasal 25 sebesar 5% untuk perusahaan terbuka yang saham publiknya mencapai 40% memang menggiurkan. Kendati begitu, hingga 31Maret, mereka yang berhak menerima insentif ini cuma 59 perusahaan publik.

Semua perusahaan ini akan mendapat potongan pembayaran PPh tahun 2008 sebesar 5%. Alhasil, saat menyetorkan surat pemberitahuan pajak (SPT), perusahaan hanya terkena PPh sebesar 25%. Normalnya, mereka harus membayar PPh Badan hingga 30%.

Kepala Kantor Wilayah Pajak Khusus Direktorat Jenderal Pajak Henry Sumardjito mengakui, jumlah perusahaan publik penerima insentif untuk tahun pajak 2008 memang belum banyak. Sebab, selain 40% saham publik, modal disetor mereka juga harus milik minimal 300 pihak.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa M. Ismiransyah memastikan, diskon tarif pajak sebesar 5% akan terus berjalan sepanjang tidak ada revisi atas peraturan pemberian insentif itu. Khusus tahun pajak 2009, perusahaan publik yang memenuhi syarat bisa mengajukan permohonan mulai Mei mendatang. "Pengajuan itu harus masuk paling lambat satu bulan sebelum akhir tahun pajak 2009 (Maret 2010),"katanya, Senin (20/4).

Pemerintah berharap, pemberian insentif ini bisa mendorong perusahaan terbuka menambah saham beredarnya (free floating). "Perusahaan yang telah mendapat insentif di 2008 akan kami pantau apakah menemui syarat atau tidak bila mengajukan permohonan lagi,"kata Herry.

Pemerintah melakukan evaluasi karena mulai tahun pajak 2009, ada tarif PPh Badan baru. Pemerintah memangkas tarif PPh Badan dari 30% jadi 28%. Dus, perusahaan publik penerima insentif hanya membayar PPh 23%.

Martina Prianti

error: Content is protected