Follow Us :

JAKARTA: Million Dollar Round Table (MDRT), kumpulan agen asuransi dengan produksi tertinggi di industri, berharap regulator baru mengagendakan reformasi pajak agen.

Country Chair Indonesia 2008-2009 MDRT Deddy Karyanto mengatakan saat ini agen diperlakukan sebagai pegawai tetap dan dikenakan tarif progresif.

"Kami merasa dirugikan karena kami bukan pegawai tetap dan tidak mendapatkan fasilitas seperti mereka," tuturnya di sela-sela jumpa pers MDRT Day Indonesia 2009, Rabu.

Dia menambahkan agen tidak bisa masuk dalam kategori pegawai karena mereka tidak mendapat gaji tetap dan pesangon jika sewaktu-waktu diberhentikan. Tenaga pemasaran juga harus membiayai sendiri semua kegiatan di luar program perusahaan seperti seminar dan pelatihan.

Selain itu, agen juga harus membiayai sendiri biaya untuk menjaga hubungan baik dengan nasabah dan mempunyai lisensi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) untuk menjual produknya.

Deddy mengatakan ada kerancuan yang menyebabkan agen masuk dalam kategori pegawai, yakni keharusan agen menginduk pada satu perusahaan, padahal harus disadari mereka bekerja berdasarkan komisi.

Dia minta agen diperlakukan sama dengan profesi lain misalnya konsultan keuangan atau arsitek, yang dikenai penghitungan norma penghasilan neto dalam menghitung pajak penghasilan tahunan perorangan.

Deddy menambahkan anggota MDRT yang memiliki komisi besar saja cukup berat membayar pajak, terlebih lagi agen yang masih menghasilkan komisi kecil.

error: Content is protected