News,

Pajak Tak Friendly, Semua Dianggap Maling
VivaNews.com, 9 March 2010

Dirjen Pajak cenderung melakukan dengan cara menakut-nakuti wajib pajak.

VIVAnews - Pengamat ekonomi Faisal Basri mengkritik keras cara-cara Dirjen Pajak baru dalam menjalankan tugasnya yang cenderung tidak bersahabat dengan para wajib pajak.

"Dirjen Pajak yang sekarang tidak friendly. Masa semua-semua dianggap maling," ujar Faisal di acara seminar Indonesia Economic and Market Outlook 2010 yang digelar Bank Danamon di Jakarta, Selasa, 9 Maret 2010.

Menurut dia, langkah yang dilakukan Tjiptardjo sebagai Dirjen Pajak baru untuk mendongkrak penerimaan pajak cenderung dengan cara menakut-nakuti wajib pajak. "Ini justru terkesan ingin memenjarakan orang untuk mendongkrak pajak."

Akibat cara-cara seperti itu, dia melihat sekarang wajib pajak cenderung cenderung tak mau kooperatif dengan kantor pajak. Ironisnya, rasio pajak malah menurun di saat produk domestik bruto terus meningkat. "Ini aneh, tax ratio malah turun."

Selain itu, Faisal mengungkapkan sejumlah industri justru harus mendapatkan tax holiday untuk mengembangkan perekonomian nasional. Misalnya saja untuk industri maritim dimana pelakunya membangun infrastruktur yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

"Coba, sekarang banyak pemilik kapal yang mendaftarkan perusahaannya di Singapura karena mendapatkan tax holiday dan bebas Pajak Pertambahan Nilai," kata dia.

 

Heri Susanto


Back to Top - Back to News Archieves

Publication

» See Other Publication ...

Event

» See Other Event ...

Clinic

» See Other Question ...

Tax Regulation Resume

  • Data not currently available

Careers

» See Other Careers ...

Exchange Rates

Currency Exchange Rate *
EUR 11491.97
USD 9019.5
GBP 13908.75
AUD 8121.61
SGD 6672.83
* Rupiah

Effective Date :
06.09.2010 - 18.09.2010

» Complete Rates ...

Search

Search :
Category :