News,

Ditjen Pajak Gunakan SiPINA Untuk AEoI
Harian Kontan, 15 November 2017

JAKARTA. Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan memanfaatkan sistem penyampaian nasabah asing atau (SiPINA) milik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pelaksanaan pertukaran data dengan negara lain. Sistem ini akan digunakan untuk mengumpulkan lima jenis data nasabah asing yang dibutuhkan Ditjen Pajak.

Direktur Perpajakan Internasional Kemkeu John Hutagaol bilang, tantangan yang dihadapi Ditjen Pajak ke depan dengan penerapan pertukaran informasi keuangan secara otomatis atau Automatic Exchange of Information (AEoI) adalah pengelolaan data nasabah yang diserahkan lembaga keuangan.

Dengan mulai berlakunya kebijakan ini pada tahun depan, maka mulai April 2018, Ditjen Pajak akan kebanjiran data yang kemudian akan dipertukarkan dengan 101 negara anggota Global Forum. Untuk itulah SiPINA yang telah dikembangkan OJK pada 2016 lalu ini menjadi salah satu amunisi bagi Ditjen Pajak untuk menyongsong era dimulainya AEoI.

John bilang, untuk pertukaran data 101 negara lainnya, Indonesia turut berpartisipasi dalam membangun sebuah sistem transmisi terpusat. Untuk itu setiap negara anggota, termasuk Indonesia membayar biaya € 140.000 dan € 50.000 tiap bulan untuk biaya perawatan sistem ini. "Nanti semua anggota AEoI akan membangun sistem transmisi berkelas dunia," kata John, Selasa (14/11).

Lima jenis informasi yang akan diserahkan lembaga keuangan meliputi data identitas nasabah, data keuangan nasabah, dan identitas lembaga keuangan tempat rekening nasabah. Selain ketiga jenis data tersebut, penghasilan yang diperoleh nasabah dan saldo akhir yang terdapat di dalam rekening nasabah juga akan dilaporkan.

John menambahkan, data yang terkumpul juga akan dimanfaatkan untuk mengecek kepatuhan Wajib Pajak.

Andreas Adoe, Dosen Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (UI) pesimis AEoI merupakan sebuah solusi yang dibutuhkan Ditjen Pajak. Pasalnya, masih banyak offshore company atau perusahaan cangkang yang tidak tersentuh dan terungkap dari upaya menghindari pajak. "Yang diperlukan adalah keterbukaan informasi pemilik perusahaan ini," ujarnya.

Back to Top - Back to News Archieves

Tax Consultation


  •   

Publication

» See Other Publication ...

Event

» See Other Event ...

Careers

» See Other Careers ...

Exchange Rates

Currency Exchange Rate *
EUR 15945.16
USD 13538
GBP 17854.48
AUD 10270.01
SGD 9975.68
* Rupiah

Effective Date :
22.11.2017 - 28.11.2017

» Complete Rates ...

Search

Search :
Category :